Category Archives: my deepest mind

Cliche # 1

What am I doing now?

Saya sebelumnya selalu berpikir bahwa saya telah menemukan apa yang sesungguhnya benar-benar ingin saya lakukan di dunia ini. Apa hal yang saya sukai. Apa yang saya yakini. Tapi ternyata perkiraan saya tidak terlalu tepat. Memang ada orang-orang beruntung yang sejak awal telah mengetahui dan meyakini dengan pasti hal apa yang ingin mereka lakukan. Tapi saya bukan bagian dari orang-orang itu.

Saat ini semuanya terasa sangat berat ketika saya sadar hal yang selama ini saya jalani ternyata bukan hal yang benar-benar ingin saya lakukan. Tapi di sisi lain saya merasa lega dan bersemangat karena pada akhirnya saya berhasil menemukan apa yang sesungguhnya ingin saya lakukan itu, dan saya merasa yakin memiliki kemampuan untuk melakukannya.

Masalahnya adalah saya merasa bersalah pada diri saya sendiri dan orang-orang di sekitar saya jika saya tidak melakukan hal yang orang-orang pikir sebaiknya saya lakukan. Saya berdiri di persimpangan saat ini. Kebingungan saya membuat saya tidak dapat bergerak. Selain itu dorongan-dorongan yang memaksa saya untuk cepat bergerak sepertinya cenderung mengarahkan saya untuk tidak mengikuti arah yang sesuai dengan idealisme saya. Ada juga ketakutan-ketakutan. Ketakutan tentang jika saya mengikuti hati saya maka saya akan kehilangan hal-hal lalin yang juga tidak kalah pentingnya. Hal-hal yang membuat saya aman. Saya dipaksa untuk bergegas ke arah yang tidak saya sukai, tetapi cukup aman. Dan saya butuh waktu untuk memutuskan.

Kemudian, pemikiran itu pun muncul. Tentang pengorbanan. Saya harus berkorban dan berani memilih hal yang tidak aman untuk mewujudkan impian saya. Saya bisa memilih jalan yang aman, menyenangkan orang-orang di sekitar saya dan (seolah-olah) menyenangkan diri saya sendiri, tapi impian saya kandas. What a total cliché…..

Advertisements